Mahfud: tak ada cara percaya pada pemimpin


Mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menilai tidak ada cara untuk mempercayai pemimpin, dan sebaliknya, yang harus dilakukan oleh para pemimpin adalah membuat rakyat percaya kepada mereka.
“Itu kan tergantung pemimpinnya. Jadi yang ada adalah cara agar pemimpin bisa dipercaya,” kata Mahfud menjawab tanyaan netizen tentang bagaimana cara mempercayai pemimpin lewat akun Twitter yang dipantau hari ini.
Mahfud membicarakan masalah kepemimpinan terkait megaskandal e-KTP, yang oleh KPK disebut merugikan negara Rp 2,3 triliun dari total proyek senilai Rp 5,9 triliun.
Dalam kasus ini, pakar hukum itu meminta pengungkapan kasus tidak dikaitkan dengan isu politik yang berkembang.
“Pengungkaptuntasan kasus e-KTP tak blh dikaitkan dgn momentum politik, misalnya moment Pilkada. KPK hrs melangkah agar sgera jd penyidikan,” cuitnya.
Dalam surat dakwaan terhadap mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman, sejumlah politikus ternama disebut ikut menerima uang haram, di antara mereka adalah Yasonna Laoly, Ganjar Pranowo, Marzuki Alie dan puluhan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014. Atas penyebutan nama tersebut, sebagian dari mereka mengancam akan mengajukan gugatan terhadap KPK.

sumber : rimanews


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...