Irene Handono Nilai Tuntutan PMKRI ke Habib Rizieq tak Proposional
MEDIA NKRI INFO- Kristolog Indonesia, Irene Handono mengatakan bahwa dengan tidak dipenjaranya Ahok berpotensi memecah belah antarumat beragama. Menurutnya, hal itu terbukti dengan PMKRI yang melaporkan Habib Rizieq atas penistaan Bible.
“Kalau dia berkeliaran, berpotensi memecah belah antar-ummat beragama, tapi kan sampai hari ini berkeliaran dampaknya apa? sekarang pun sudah ada dari anak muda dari PMKRI yang menuntut Habib Rizieq,” katanya kepada Kiblat.net di Jakarta pada Selasa (27/12).
“Padahal kita tahu tuntutan ini tuntutan yang tidak proposional. Ahok di dalam rangka kunjungan kerja, menistakan al maidah 51. Sementara pemuda dari PMKRI ini kan membela Ahok,” sambungnya.
Mantan biarawati ini juga mengatakan bahwa pembelaan PMKRI kepada Ahok dengan mengatakan Habib Rizieq melakukan penistaan.
“Itu nggak bener karena Habib Rizieq tidak mengkritisi kitab Bible, tapi Habib Rizieq ini berbicara tentang al-ikhlas. Jadi yang diurai itu surat al ikhlas,” tututrnya.
Ia juga mempertanyakan sisi di sisi mana Habib Rizieq melakukan penistaan agama. Sebab, Habib Rizieq mengatakan ‘Kalau tuhan itu beranak, terus bidannya siapa?’ di depan umat Islam sendiri.
“Apa penistaan agamanya? dan itu dilakukan di majelis ta’lim semuanya muslim yang dibedah ayatnya ayat al Quran, jadi kitabnya orang muslim,” tukasnya. [kn]
loading...
loading...