Redam Tawuran, Wakapolsek Menteng Kena Lemparan Kayu


Penyebab tawuran antarwarga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat dengan warga Gang Tuyul, Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu sore 5 Maret 2017, lantaran kedua buah kubu terpancing dengan adanya suara ledakan petasan.
Hingga kini masih diselidiki siapa biang ledakan suara petasan itu. Tawuran tak berlangsung lama. Sempat berhenti sejenak, tawuran pecah lagi. Untungnya aparat kepolisian cepat datang ke lokasi dan meredam tawuran. Akhirnya kedua kubu membubarkan diri. Polisi menembakkan gas air mata untuk membuat mereka bubar.
Tawuran itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB dan bubar menjelang Magrib, pukul 18.00 WIB.
"Itu kan gara-gara hal sepele. Itu kan ada yang dengar suara petasan, kemudian ada yang terprovokasi, ya sudah ada yang menyerang. Kita juga enggak tahu itu petasan awalnya siapa," ucap Kapolsek Tebet, Komisaris Polisi Nurdin AR saat dikonfirmasi, Minggu 5 Maret 2017.
Meski sudah kondusif, aparat kepolisian masih berjaga-jaga di lokasi guna mencegah tawuran pecah kembali. Tidak ada korban dalam tawuran itu, polisi pun masih mencari biang tawuran tersebut hingga kini.
Wakapolsek Menteng, Komisaris Polisi Piter Yannotama sempat mendapatkan lemparan dari warga Gang Tuyul saat berusaha mencegah agar tawuran tak meluas. Sejumlah barang yang dibawa warga Gang Tuyul seperti batu dan kayu sempat mengenai Piter, yang berupaya melerai warga. Meski sempat kena lemparan benda, pada akhirnya, ia dengan bantuan anggota polisi dari Polres Metro Jakarta Pusat, Selatan dan Polda Metro berhasil meredam dengan membuat penyekatan di antara kedua kelompok warga yang tawuran.
"Ya saya kan di depan, saya berusaha melerai agar tidak meluas. Saya datangi warga Tuyul dengan maksud agar mereka berhenti, mereka malah nimpukin saya. Kemudian bisa melakukan penyekatan dan akhirnya bisa diredam," kata Piter.
sumber : viva


loading...

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

loading...